Ayam KUB NTT

PETERNKAN AYAM Kampung

Oleh Mardianus E. Ili

Pemilik https://www.afrofarm.id/

Ayam kampung biasanya dibesarkan di halaman belakang rumah tangga pedesaan. Mereka umumnya tumbuh dalam jumlah kecil hingga sekitar 24 ayam untuk produksi telur. Beberapa memelihara ayam kampung untuk daging,telur, barter, atau dijual sebagai sumber pendapatan tambahan bagi rumah tangga.

Menurut para ahli, jumlah ayam kampung di dalam negeri masih sama dengan ayam ras hibrida atau komersial. Pemerintah memberikan perhatian dan upaya yang tepat kepada industri untuk meningkatkan peternakan ayam buras dan peranannya yang penting dalam perekonomian, yang meliputi pemberian tambahan pendapatan bagi peternak kecil, cakupan/besarnya permintaan ayam buras di Indonesia. pasar lokal, dan manfaat kesehatan dari daging.

Apa itu Ayam Kampung?

Ciri-ciri ayam kampung :

 

Ayam kampung memiliki banyak ciri-ciri unggulan.

  • Berat hidup: 1-2 kilogram
  • Umur bertelur: 5-6 bulan
  • Jumlah telur yang dihasilkan per tahun: 60-100 butir
  • Berat telur: 40-45 gram
  • Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) merupakan ayam kampung asli hasil inovasi dari Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian. Ayam KUB memiliki keunggulan yaitu mampu bertelur lebih banyak mencapai 160-180 butir/ekor/tahun, memiliki bobot badan umur 20 minggu (±5 bulan) berkisar antara 1.200-1.600 gram, umur awal bertelur lebih awal sekitar 20-22 minggu dengan bobot telur 35-45 gram. Masa mengeram ayam yang berkurang hingga tinggal 10% sehingga ayam cepat bertelur kembali serta lebih tahan terhadap penyakit.
  • Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) dapat digunakan sebagai sumber bibit induk untuk penyediaan Day Old Chicken (DOC/bibit ayam) ayam kampung, baik untuk keperluan ayam potong maupun untuk petelur. Pada tahun 1997-1998 peneliti di Balai Penelitian Ternak (Balitnak) melakukan penelitian pembiakan ayam kampung yang bibit/induknya berasal dari beberapa daerah di Jawa Barat. Karakterisasi dilakukan pada ayam kampung betina dara (pullet) umur ±5 bulan sebanyak 350 ekor, masing-masing didatangkan dari Cianjur 100 ekor, Jatiwangi 84 ekor, Depok 60 ekor, Jasinga Kab Bogor 56 ekor, dan Ciawi Kab Bogor 50 ekor. Ayam tersebut ditempatkan dalam kandang dengan ukuran 45 x 24 x 42 cm dengan menggunakan rangkaian kandang yang terbuat dari kawat serta dilengkapi dengan tempat makan dan air minum.
  • Di Jawa Barat, sudah dilaksanakan Kaji Terap Budidaya Ayam KUB di 3 Kabupaten yang mewakili ekosistem tempat ketinggian yaitu di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Ciamis. Kaji terap ini dilaksanakan selama 5 bulan dengan memelihara sebanyak 250 ekor Ayam KUB di masing-masing Kabupaten. Dari hasil Kaji Terap tersebut, kunci ayam KUB dapat menghasilkan daging ketika berumur 3 bulan atau 70 s/d 90 hari dengan bobot 1,2 s/d 1,6 Kg, selama 7 bulan pemeliharaan dari 250 ekor ayam KUB sudah dapat menghasilkan telur sebanyak 638 butir.
  • membuka ayam kampung yang setiap tahun meningkat namun ketersediaan menurun dapat menjadi peluang bagi peternak maupun wirausahawan yang tertarik membudidayakan ayam KUB, karena selain itu dapat dijadikan sebagai ayam pedanging ayam KUB pun dapat dimanfaatkan telurnya untuk dijual.

Sumber : Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian

Koleksi telur

Ayam betina biasanya bertelur dari jam 9:00 pagi sampai 3:00 sore Pengumpulan telur harus dilakukan setiap hari, dengan hanya menyisakan satu telur di sarang untuk mendorong ayam bertelur lebih banyak. Ini mendorong ayam untuk merawat telur dengan lebih baik. Pengumpulan secara teratur akan mengurangi timbulnya telur pecah-pecah dan kotor. Ini juga telah terbukti meningkatkan tingkat bertelur sebelum inkubasi.

 

Simpan telur tetas di tempat yang sejuk dan kering sampai siap untuk diinkubasi.

Pemilihan telur untuk inkubasi sangat penting karena ini merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas anak ayam yang akan ditetaskan. Telur berkualitas tinggi kemungkinan besar akan menghasilkan anak ayam berkualitas tinggi. Berikut adalah beberapa tips untuk menghasilkan anak ayam berkualitas baik.

  • Pastikan sarang/area bertelur selalu bersih.
  • Telur yang akan di erami atau di tetaskan harus memiliki ukuran dan bentuk yang sesuai (bentuk bulat telur), utuh tanpa retak, dan bercangkang tebal. Anda dapat menentukan apakah telur bercangkang tebal atau tidak retak dengan mengetuk dua telur secara perlahan. Telur bercangkang tebal dan tidak retak terdengar halus dan padat sedangkan telur bercangkang tipis dan pecah pecah.
  • Simpan telur tetas di tempat yang sejuk dan kering hingga siap untuk ditetaskan.
  • Gunakan keranjang atau kotak yang terbuat dari kardus untuk menyimpan telur.
  • Simpan telur tetas maksimal 5-7 hari sebelum inkubasi.
  • Jika penyimpanan akan melebihi 7 hari, telur harus ditempatkan di kompartemen sayuran di lemari es dan harus dikeluarkan satu hari sebelum inkubasi (apakah ini akan dilakukan dengan cara alami atau buatan). Penetasan buatan dilakukan dengan menggunakan incubator (mesin tetas).

Mengeram merupakan ciri ayam yang dapat berkontribusi pada penurunan produksi telur. Ayam secara alami duduk di atas telur sampai mereka menetas. Namun, penelitian menunjukkan bahwa praktik ini memperlambat produksi telur. Oleh karena itu, penggunaan Mesin Tetas dirasa perlu. Jika peternak tidak memiliki dana untuk membeli Mesin Tetas, ia dapat membawa telur tetas ke penetasan komersial seminggu sekali dan mengumpulkan anak ayam 21 hari setelahnya, dengan biaya berdasarkan biaya yang disepakati per telur tetas.

 

Ketika seekor ayam betina duduk di sarang untuk waktu yang lama, ini menandakan sifat suka merenung. Untuk mencegah timbulnya rasa mengeram, keluarkan ayam dari sarangnya, rendam tubuhnya dalam ember berisi air, dan letakkan di tanah atau di tempat yang cukup terang. Tali pengikat ayam (itambang) dapat digunakan untuk memisahkan induk ayam dari kelompok ayam lainnya. Lakukan langkah-langkah tersebut selama lima hari berturut-turut dan kembalikan ayam ke kelompoknya. Ini akan membantu ayam bertelur lagi dan meningkatkan produksi telur per ayam per tahun.

Merawat Anak Ayam

Merawat anak ayam yang baru menetas merupakan bagian yang sangat penting dalam budidaya ayam kampung. Masa paling sulit dari kehidupan ayam dimulai dari saat menetas hingga berumur satu bulan. Menurut penelitian, ini adalah periode ketika banyak anak ayam sakit dan mati.

Untuk mendorong ayam betina untuk melanjutkan bertelur, yang terbaik adalah segera memisahkan anak ayam dari ayam betina. Anak ayam dipindahkan ke kandang induk, tempat anak ayam dikurung sejak hari menetas sampai mereka dapat bertahan hidup tanpa tambahan panas. Struktur ini melindungi anak ayam dari hujan, angin kencang, perubahan kondisi cuaca, dan predator. Kandang induk buatan berukuran sedang yang memiliki dimensi  50 cm x 150 cm x 50 cm kaki dapat menampung 50-70 anak ayam dari hari pertama hingga sekitar 3-4 minggu.

Berikut beberapa tips dalam merawat anak ayam:

  1. Gunakan lampu pijar atau lampu pijar 1 watt per ekor (atau 60-75 watt untul 60-75 ekor anak ayam) untuk memberikan panas yang cukup.
  2. Pastikan ketersediaan air dan pakan yang mudah diakses oleh anak ayam. Yang terbaik bagi anak ayam untuk memberi makan dan minum air segera setelah tiba di kandang induk buatan.
  3. Gunakan tumpukan koran bekas sebagai penutup lantai atau bahan penyerap serasah dimana pakan dapat ditebar sampai anak ayam berumur 3-5 hari. Setiap hari, singkirkan lapisan atas tumpukan untuk memastikan pakan baru dan bahan serasah/dedaunan kering bersih.
  4. Setelah 3-5 hari, penutup lantai tidak diperlukan lagi. Sebagai gantinya, gunakan tempat pakan seperti tiang bambu yang dibelah dua atau desain lain yang terbuat dari kayu, plastik, atau besi galvanis.
  5. Vaksinasi anak ayam terhadap hama sejak umur 7-9 hari. Tanyakan kepada dokter hewan atau teknisi tentang cara vaksin yang benar.

Perkandangan Peternakan Ayam

Amati perilaku anak ayam karena ini merupakan indikasi yang baik untuk suhu induk. Jika terlalu panas, anak ayam cenderung menjauhi sumber cahaya. Jika terlalu dingin, anak ayam cenderung tinggal sangat dekat dengan induknya. Indikator yang baik bahwa Anda telah mencapai suhu brooder yang tepat (cukup seimbang antara panas dan dingin) adalah ketika anak ayam didistribusikan secara merata di kandang induk buatan.

Merawat Ayam Kampung fase Grower (Pertumbuhan)

Setelah sebulan di kandang, anak ayam dipindahkan ke tempat yang lebih besar di tanah (tahap pengerasan). Kandang yang seharusnya berukuran 30 cm per ekor, digunakan sampai anak ayam mencapai 2 bulan. Proses ini memungkinkan anak-anak ayam untuk beradaptasi dan menjadi lebih kuat sebelum mereka dilepaskan dalam umbaran. Tahap pertumbuhan adalah dari usia 2-5 bulan. Area tumbuh harus memiliki rumput dan kacang-kacangan untuk meminimalkan biaya pakan dan memastikan kesehatan anak ayam penanam yang baik. Vaksinasi terhadap hama (Avian Pest/Newcastle Disease) pada umur 28-30 hari dan setiap bulan keempat setelahnya harus dilakukan. Berkoordinasi dengan dokter hewan atau teknisi untuk Vaksinasi yang tepat.

Perkandangan

Ayam kampung harus dilengkapi dengan struktur kandang yang cukup di mana mereka dapat bertengger pada malam hari, mencari perlindungan selama cuaca hujan, dan membangun sarang ketika mereka dalam usia bertelur. Sediakan kandang dengan tipe kisaran yang memadai untuk penanam dan peternak dengan ukuran 1-2 meter persegi per ekor. Tempatkan ayam dengan usia yang seragam di dalam rumah untuk mencegah perkelahian dan wabah penyakit. Untuk meningkatkan produksi telur breeder, tempatkan ayam di kandang terpisah dengan sarang dan jangkauan. Mereka juga harus diberi makan dengan ransum petelur yang dicampur dengan bahan pakan lokal seperti dedak padi, kopra, dan jagung serta bahan pakan local lainnya.

Makanan

Ayam kampung dapat diberi pakan biasa seperti jagung giling, sekam padi, dedak padi, bungkil kopra, bubur jagung, dedak jagung, dan bahkan sisa dapur seperti nasi, roti, dan kelapa kering. Direkomendasikan juga agar anak ayam diberi pakan starter komersial sejak menetas hingga usia 1 bulan.

Ketika anak ayam mencapai usia 1 bulan, pakan dapat diubah secara bertahap. Jumlah pakan komersial dapat dikurangi sementara pakan biasa dapat ditingkatkan. Anak ayam juga harus dilatih untuk memakan sumber pakan yang tersedia di sekitar mereka.

Ayam kampung dapat diberi makan dengan pakan yang dicampur di rumah dengan 50% dedak, 20% jagung, dan 30% kopra. Jika diinginkan, konsentrasi pakan dapat juga 75% dari campuran tersebut dan 25% pakan komersial. Pastikan tempat pakan diisi tidak lebih dari 1/3 kapasitasnya untuk menghindari pemborosan pakan.

Perawatan Kesehatan

Berikut ini adalah beberapa panduan untuk mencegah penyakit pada ayam kampung:

  • Pastikan kebersihan area kandang, pakan, air minum, dan peralatan lainnya sebelum memelihara ayam baru.
  • Menyediakan ayam dengan nutrisi makanan yang cukup dan seimbang untuk meningkatkan daya tahannya terhadap penyakit.
  • Pemberian vaksin ND.

Pengobatan Penyakit Umum Ayam

Penyakit pernafasan : Kurung ayam yang sakit selama 1 minggu dan masukkan obat ke dalam air. Singkirkan ayam dari air selama 2-3 jam sebelum membiarkan mereka minum.

Cacar Unggas : Oleskan tingtur yodium pada luka setiap hari. Berikan ayam air obat. Berikan vaksin pada usia 2 bulan untuk mencegah Fowl Pox.

ND : Ayam harus divaksinasi terhadap Newcastle Disease pada umur 1 minggu atau antara umur 7-10 hari; vaksinasi ulang pada usia 28-30 hari untuk mencegah tertular hama karena Hama Ayam dapat memusnahkan semua populasi. Segera pisahkan ayam yang sakit dari yang sehat dan kurung di kandang lain. Ayam yang mati karena sakit harus dikubur di dalam tanah atau dibakar.

Konsultasikan dengan dokter hewan atau teknisi setelah kondisi kesehatan yang tidak biasa diamati.

Terima kasih

PERTANIAN AFRO

www.afrofarm.id

Informasi Penting. KUB

http://<!– Google Tag Manager (noscript) –> <noscript><iframe src=”https://www.googletagmanager.com/ns.html?id=GTM-5MRM37N” height=”0″ width=”0″ style=”display:none;visibility:hidden”></iframe></noscript> <!– End Google Tag Manager (noscript) –>

 

Semangat pagi *Sahabat Peternak Ayam KUB-NTT*.

Salam Sehat dan sukses untuk kita semua.

*Informasi penting*
_pertama_ Pada kesempatan ini kami dari PT. SUMBER UNGGAS INDONESIA menyampaikan terimakasih yang berlimpah atas kesetiaan sahabat peternak ayam KUB terhadap produk DOC KUB PT.SUI. Kiranya kerjasama dan niat baik dalam membangun peternakan dari komoditi ayam kampung di NTT di berkati oleh Yang Maha Kuasa.
_kedua_. Berhubungan dengan pandemi COVID yang berdampak pada jadwal penerbangan ke seluruh wilayah NTT sehingga proses distribusi DOC ke sahabat peternak KUB mengalami kendala. Kabar baiknya adalah saat ini meskipun dalam kondisi pandemi COVID penerbangan utk wilayah NTT dilayani untk setiap bulannya *_(frekuensi penerbangan kami tetap berkoordinasi degan pihak cargo)_*
_ketiga_ Saat ini kami melayani open order untk DOC KUB dengan sistem booking order full maupun 80% dari total biaya DOC dengan lama waktu pelayanan (distribusi) *tiga Minggu sampai satu bulan*.
_keempat_. Booking order di mulai tanggal 01 Maret 2021.

*Informasi ini yang berhubungan dengan distribusi sewaktu-waktu dapat berubah _(lebih cepat)_ tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan*

Untuk informasi lebih lanjut untuk melakukan booking order menghubungi nomor kontak 082144545304/08111879677 (AFRO MAKING)

HORMAT KAMI.
Managemen PT. SUMBER UNGGAS INDONESIA-WILAYAH NTT.🙏😇😇😇

*HIDUP DARI MENGHIDUPKAN PETANI*

http://<!– Google Tag Manager –> <script>(function(w,d,s,l,i){w[l]=w[l]||[];w[l].push({‘gtm.start’: new Date().getTime(),event:’gtm.js’});var f=d.getElementsByTagName(s)[0], j=d.createElement(s),dl=l!=’dataLayer’?’&l=’+l:”;j.async=true;j.src= ‘https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id=’+i+dl;f.parentNode.insertBefore(j,f); })(window,document,’script’,’dataLayer’,’GTM-5MRM37N’);</script> <!– End Google Tag Manager –>

 

DOC Ayam Kampung Unggul Balitbang (KUB)-NTT

http://<!– Google Tag Manager –> <script>(function(w,d,s,l,i){w[l]=w[l]||[];w[l].push({‘gtm.start’: new Date().getTime(),event:’gtm.js’});var f=d.getElementsByTagName(s)[0], j=d.createElement(s),dl=l!=’dataLayer’?’&l=’+l:”;j.async=true;j.src= ‘https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id=’+i+dl;f.parentNode.insertBefore(j,f); })(window,document,’script’,’dataLayer’,’GTM-5MRM37N’);</script> <!– End Google Tag Manager –>

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

http://<!– Google Tag Manager (noscript) –> <noscript><iframe src=”https://www.googletagmanager.com/ns.html?id=GTM-5MRM37N” height=”0″ width=”0″ style=”display:none;visibility:hidden”></iframe></noscript> <!– End Google Tag Manager (noscript) –>

Kenaikan harga jagung telah membuat produksi unggas dunia dalam kesulitan keuangan.

Kenaikan harga jagung telah membuat produksi unggas dunia dalam kesulitan keuangan.

Dengan pandemi COVID-19 saat ini, beberapa tantangan diproyeksikan selama tahun 2021 yang harus dihadapi dan diatasi sektor perunggasan.
Pada 11 Maret 2020, WHO menaikkan kategori pandemi COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh virus bernama Sars-Cov-2. Saat ini, penyakit tersebut telah menyerang setiap negara di planet ini, kecuali tujuh. Pandemi ini berdampak pada semua sektor produktif, termasuk produksi hewan.

Akan tetapi, kapasitas organisasi yang kuat dari peternakan unggas telah memungkinkan untuk menempatkan dirinya dalam sektor produksi hewan terkuat di dunia. Namun, pada tahun 2021, ini akan menghadapi tantangan besar:

DAMPAK PANDEMIK
Pandemi berdampak langsung pada sistem produksi hewan. Wabah penyakit telah dilaporkan pada pekerja rumah potong hewan, pengangkut, pemasar dan petani. Semua ini berdampak pada rantai produksi yang pada akhirnya memengaruhi seluruh sektor. Amerika Serikat dianggap oleh FAO sebagai produsen daging unggas terbesar di dunia, yang memiliki 18% pasokan. Pada saat yang sama, itu adalah negara dengan kasus dan korban tewas terbanyak akibat COVID19 saat ini. Hubungan ini sangat penting karena daging unggas A.S. mewakili 37% dari total daging yang diproduksi di planet ini.

Di sisi lain, Brasil merupakan produsen daging unggas terbesar ketiga di dunia. Demikian pula, Indonesia merupakan negara ketiga dengan jumlah kasus COVID19 tertinggi di dunia dan kedua dengan jumlah kematian tertinggi setelah AS.

Memahami bahwa dua negara dengan partisipasi terbesar dalam peternakan unggas sangat terpengaruh oleh pandemi, memungkinkan kita untuk mengamati dampaknya pada seluruh rantai produksi. Ini, tanpa diragukan lagi, adalah salah satu tantangan terbesar bagi perunggasan tahun ini.

Negara-negara Amerika Latin yang memproduksi daging unggas dan telur ayam termasuk dalam TOP 20 negara yang paling terkena dampak pandemi. Mengingat keterbelakangan teknologi dan ekonomi mereka, mereka memiliki tantangan yang lebih tinggi untuk tahun baru ini.

HARGA PABRIK

Sektor lain yang sangat terpengaruh oleh pandemi adalah pertanian. Produksi biji-bijian global telah dipengaruhi oleh penyakit, bencana lingkungan, dan dampak iklim di negara-negara dengan produksi biji-bijian tertinggi. Biji-bijian seperti jagung atau kedelai digunakan sebagai pakan ternak dan karena krisis saat ini, harga biji-bijian tersebut meroket.

Pangan merupakan input yang membutuhkan investasi terbesar dalam peternakan unggas; biji-bijian yang digunakan untuk pakan unggas menimbulkan tantangan biaya. Produsen biji-bijian besar seperti Amerika Serikat, Cina, Brasil, dan Uni Eropa merupakan 70% dari produksi dunia. Ekspor biji-bijiannya menurun, dan biaya meningkat. Hal ini berdampak kuat pada perekonomian negara berkembang, karena mereka harus mengimpor jenis pangan ini untuk produksi ternaknya, sehingga meningkatkan biaya pasar dalam negeri.

Kenaikan harga biji-bijian merupakan tantangan lain bagi peternakan unggas di tahun 2021: mencapai stabilisasi biaya produksinya agar tetap berada di depan produksi pangan dunia.

KEUNTUNGAN INFLUENZA

Patogenitas Tinggi Epidemi Flu Burung terus meningkat di Eropa dan Asia sejak tahun 2020 dan terus meningkat pada tahun 2021. Ini telah menghasilkan jutaan unggas produksi yang dimusnahkan untuk menahan wabah tersebut.

Ini adalah salah satu tantangan penting dalam budidaya unggas dunia: untuk memperlambat perkembangan virus penting ini yang telah kami jelaskan sebelumnya di VeterinariaDigital.

Untuk semua hal di atas, peternakan unggas menghadapi tantangan serius untuk tahun 2021. Namun, ini adalah salah satu sektor produksi hewan paling padat di dunia. Kapasitas pembangunan ini akan memungkinkannya untuk mengatasinya dan terus menjadi salah satu sektor ekonomi yang paling berkelanjutan dan tangguh di saat-saat sulit.

Sumber: https://www.veterinariadigital.com/en/noticias/the-challenges-of-poultry-farming-by-2021/

Pengenalan Pemasaran Langsung Pertanian

Pengenalan Pemasaran Langsung Pertanian

 

Pemasaran langsung pertanian melibatkan penjualan produk dari pertanian langsung ke pelanggan. Seringkali, petani menerima harga yang sama dengan harga toko bahan makanan. Metode pemasaran ini lebih bersifat kewirausahaan atau bisnis perusahaan pemasaran grosir. Dengan kata lain, petani yang menggunakan metode ini menumbuhkan “produk” lebih dari tanaman. Kesempatan untuk mendapatkan petani adalah salah satu konsumen suka membeli dengan cara ini. Pengalaman pengalaman menjadi bagian dari produk.

Di sini   penjualan ke restoran, toko ritel dan aparat   di antara pendekatan pemasaran karena petani memiliki kendali atas harga dan transaksinya didasarkan pada hubungan dengan pemilik bisnis. Harga bervariasi dan mungkin lebih tinggi untuk penjualan ke restoran, tetapi lebih rendah untuk toko grosir.

Keuntungan pemasaran langsung pertanian:

  • Karena sejumlah kecil produk pertanian dapat dijual, produsen kecil dapat menilai.
  • Petani menentukan harga atau mengontrol harga. Produk dan layanan yang baik bisa mendapatkan harga yang menarik dan oleh karena itu, pertanian kecil bisa menguntungkan.
  • Pembayaran biasanya langsung.
  • Selain itu, petani menerima umpan balik instan dari pelanggan tentang produk dan layanan. Petani dapat meningkatkan usahanya melalui input ini dan meningkatkan keuntungan usahatani.

Saluran Pemasaran Langsung

Jalan Pasar Pinggir   – Opsi ini memungkinkan petani untuk tinggal di dalam atau di dekat pertanian, transportasi ke pasar. Jika ditetapkan sebagai stand “sistem kehormatan”, opsi ini memiliki waktu dan kebutuhan infrastruktur yang minimal. Stand pinggir jalan yang lebih substansial membutuhkan investasi dalam infrastruktur, papan petunjuk arah, pemasaran, dan staf. Lokasi juga menjadi pertimbangan utama dengan gerai ini.

Pasar Petani  – Memastikan produk Anda dihadapkan pada volume konsumen yang lebih tinggi yang umumnya akan membayar harga tertinggi per Kg / buah, sementara juga menempatkan Anda dalam persaingan langsung dengan vendor lain. Cara yang bagus untuk membangun loyalitas pelanggan, mendapatkan umpan balik langsung, dan mempromosikan bisnis pertanian Anda. Penjualan pasar petani dapat menghasilkan hari-hari yang sangat panjang, keluar dari properti atau berinvestasi pada staf, menjalankan truk, dan menghadapi ketidakpastian terkait cuaca pada hari-hari pasar. Menjual di pasar membutuhkan interaksi pelanggan tingkat tinggi. Petani perlu memiliki transportasi dan penyimpanan yang tepat, kemampuan untuk menerima berbagai bentuk pembayaran, dan perlu mengembangkan ide yang cukup bagus tentang apa yang akan Anda jual pada hari tertentu. Petani juga ingin mengingat biaya vendor yang diperlukan dan persyaratan lain untuk pasar.

Pilih Sendiri   – Opsi ini agak baru tetapi membutuhkan lebih sedikit tenaga kerja di pihak petani, tetapi membutuhkan lebih banyak perhatian pada hubungan masyarakat, pengendalian massa untuk mencegah kerusakan dan kerusakan tanaman, dan staf pada hari pemetikan. Anda harus siap menghadapi potensi kerusakan tanaman dan kemungkinan seseorang terluka di pertanian. Pemasaran saluran ini bekerja dengan baik pada tanaman tertentu, dan sama dengan kebun buah. Lokasi yang nyaman sangat membantu dengan model ini.

Pertanian Berlangganan, atau Program Pertanian yang Didukung Komunitas (CSA)   – Dalam model ini, pelanggan Anda melaporkan dan membayar bagian mereka dari produk sebelum musim tanam, biasanya di musim dingin. Ini memberi Anda modal ketika Anda membutuhkannya di awal musim, dan menjamin outlet untuk produk Anda. Ini juga memiliki manfaat untuk menciptakan pelanggan setia dan rasa kebersamaan. Itu membutuhkan interaksi dengan anggota dan mencari tahu logistik di pertanian, dan / atau pengiriman di luar pertanian, serta dengan rencana cadangan untuk memastikan kotak lengkap setiap minggu. Anda juga ingin mempertimbangkan persaingan yang mapan di wilayah Anda dan mengubah persepsi dan harapan pelanggan untuk CSA.

Restoran / Hotel / Dhabas   – Dapat sangat cocok untuk tanaman khusus dan varietas khusus. Pemasaran melalui restoran melalui restoran sepanjang tahun, bisa menjadi PR yang hebat dan memiliki potensi pertumbuhan kontrak. Beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan adalah jumlah pesanan yang bisa diandalkan dan / atau tidak dapat diandalkan; tekanan yang lebih besar untuk memenuhi standar kuantitas dan kualitas; Dan potensi kesulitan bekerja dengan Koki yang jadwal dan petunjuk berbeda, dan mungkin tidak memahami musim.

(https://www.linkedin.com/pulse/f2c-farmer-consumer-farm-direct-marketing-mandeep-pujara)

Saatnya Mengubah HOBI menjadi BISNIS dengan ayam KUB

Saatnya Mengubah HOBI menjadi
BISNIS dengan ayam KUB
Sistem produksi unggas (ayam kampung) skala kecil sebagian besar ditemukan di pedesaan, daerah miskin sumber daya yang sering juga mengalami kerawanan pangan. Mereka dapat diakses oleh kelompok masyarakat yang rentan, dan memberi rumah tangga sumber pendapatan dan makanan yang kaya nutrisi. Namun, mereka juga meningkatkan ketahanan pangan secara tidak langsung, seperti meningkatkan pemanfaatan nutrisi dan daur ulang di lingkungan, berkontribusi pada praktik pertanian terintegrasi, berkontribusi pada pemberdayaan pemuda, perempuan, dan memungkinkan akses ke layanan kesehatan dan pendidikan. Selanjutnya, mereka dapat berkontribusi pada beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dan untuk ketahanan pangan masa depan melalui pemeliharaan ayam Kampung jenis KUB.
Dalam sistem produksi ayam kampung skala kecil yang luas, hambatan signifikan untuk mencapai kontribusi ini adalah PENGETAHUAN dan KEMAUAN serta hambatan teknis diantaranya penyakit dan pemangsa, yang dapat dikurangi melalui peningkatan penyuluhan pertanian dan peternakan dan jaringan kesehatan hewan masyarakat. Untuk sistem intensif skala kecil, fluktuasi harga pakan dan biosekuriti yang tidak memadai merupakan kendala utama.
Ketahanan peternakan ayam dan pangan skala kecil di rangkaian miskin sumber daya dengan Sistem peternakan skala kecil penting di daerah miskin sumber daya pangan memberikan beberapa manfaat diantaranya : 
  • Mereka berkontribusi pada setiap dimensi ketahanan pangan, dan memberdayakan perempuan.
  • Mereka memiliki dampak lingkungan yang rendah dan dapat berkontribusi pada siklus nutrisi ekosistem.
  • Mereka adalah sumber penting keanekaragaman hayati genetik dan memelihara keturunan asli.
  • Mereka dapat berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

benarkah dengan beternak ayam KUB sebagai langka awal pengenasan kemiskinan dan stunting di NTT???

Unggas dan khususnya ayam kampung biasanya dipelihara oleh 90–95% rumah tangga di daerah pedesaan. Jumlahnya biasanya berkisar antara 2 hingga 5 ekor per unit keluarga. Tujuan memelihara ayam adalah untuk menyediakan protein bagi keluarga dan penjualan untuk pendapatan tunai. Pemeliharaan ayam kampung sangat populer di kalangan masyarakat pedesaan karena investasi kecil dan waktu yang singkat untuk memperoleh penghasilan. Namun, memelihara ayam kampung menghadapi banyak masalah dan petani jarang mendapatkan manfaat yang mereka harapkan. Kendala produksi ayam adalah penyakit, pakan dan pakan serta praktik peternakan. Faktanya, pengalaman dari demo plot AFRO (Advocation Farming Research Rudal Development) menunjukkan bahwa jika vaksinasi hanya diterapkan pada dua penyakit umum (Newcastle dan Fowl kolera), petani dapat memperoleh manfaat dari 60-70% dari total ayam yang ditetaskan dibandingkan dengan 20 –30% tanpa intervensi. Ayam dapat memberikan sumber pendapatan yang baik bagi penduduk desa, terutama keluarga termiskin dengan sumber daya terbatas seperti tanah dan modal. Perempuan – dan mereka merupakan lebih dari 50% dari total populasi orang dewasa – mendapat manfaat langsung dari pemeliharaan ayam karena mereka bekerja terutama di rumah. Menurut wawancara dengan para petani di lokasi percontohan, pendapatan dari ayam memungkinkan mereka membeli sebagian besar bahan yang dibutuhkan anak-anak untuk pergi ke sekolah. Pada saat yang sama, ayam juga menyediakan protein untuk keluarga dan makanan bernilai tinggi pada perayaan-perayaan sesekali (*)

Bisnis ternak ayam kampung sudah tidak asing bagi para peternak ayam

Bisnis ternak ayam kampung sudah tidak asing bagi para peternak ayam
Jika dibandingkan dengan ternak ayam lainnya, ternak ayam kampung (KUB) memiliki nilai lebih yakni tekstur daging yang lebih padat sehingga harganya juga lebih mahal dibandingkan dengan cara memelihara ayam petelur atau ayam pedaging.
Berikut ulasan kami selengkapnya tentang cara ternak ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) sukses yang bisa anda jadikan pedoman untuk memulai bisnis ternak ini.
Apa itu Ayam KUB…?
Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) adalah ayam kampung unggulan yang merupakan hasil persilangan antara sesama ayam kampung yang mempunyai beberapa keunggulan. Masa bertelur lebih cepat dibanding ayam kampung biasa. Mempunyai naluri mengeram yang lebih rendah sehingga dapat memaksimalkan masa bertelur.
*Persiapan Kandang*
Cara pertama yang harus dilakukan dalam ternak ayam KUB adalah mempersiapkan kandangnya sama seperti cara merawat ayam aduan muda.
Untuk kandang ayam DOC biasanya berbeda dengan kandang ayam dewasa sehingga harus dibuat dengan tepat sebab DOC butuh kandang yang lebih nyaman.
Ukuran kandang juga harus disesuaikan dengan DOC yang dibeli agar tidak terlalu berdesakan. Jika sudah tumbuh dan berkembang, maka baru bisa dipindahkan pada kandang khusus dewasa.
Kandang juga harus dikapur dengan ketebalan antara 5 hingga 7 cm. Sementara untuk kandang panggung bisa dilapisi dengan terpal hingga semua bagian lantai tertutup lalu ditaburi dengan sekam dengan ketebalan sama dengan kandang postal lalu diratakan.
Sebelum di kapur, kandang juga harus dilakukan disifenksi agar kandang bisa steril dari kuman. Kandang juga tidak boleh terlalu terbuka karena bisa membuat suhu kandang menurun. Suhu kandang harus tetap dijaga antara 25 sampai 30 derajat celcius.
*Pencucian Peralatan dan Kandang*
Pencucian peralatan sebaiknya dilakukan dengan bertahap yang dimulai ketika alat baru saja digunakan agar cara mengobati ayam sakit tidak sampai dibutuhkan.
Feed tray atau tempat pakan ayam harus segera dicuci sesudah digunakan dan secara bertahap diganti dengan tempat pakan gantung berbentuk tabung atau hanging feeder kurang lebih ketika ayam berumur 10 hingga 14 hari.
Selain itu, pemanas, chick guardan berbagai alat yang lain juga harus dibersihkan dan disimpan dalam gudang jika memang tidak digunakan lagi.
*Disinfeksi*
Disinfeksi bertujuan untuk membunuh kuman yang ada di dalam kandang sehingga bisa steril dari kuman ketika DOC dimasukkan untuk periode berikutnya terutama untuk ternak ayam di musim hujan. Disinfeksi juga harus dilakukan secara berlapis untuk tindakan berjaga jaga jika masih ada kuman yang tertinggal sesudah disinfeksi dilakukan.
Disinfeksi bisa dilakukan dengan cara pengapuran, menyemprot kandang dengan larutan disinfektan seperti iodin, formalin atau foging dengan antiseptik atau disinfektan tertentu sehingga bisa menjangkau seluruh bagian kandang.
*Istirahatkan Kandang*
Istirahat atau kosong kandang merupakan masa tidak ada aktivitas di dalam kandang sesudah kandang dibersihkan dan disterilkan dari kuman sama seperti cara ternak ayam broiler.
Untuk kandang ayam KUB, periode istirahat minimal 7 hari dan maksimal 14 hari dihitung dari mulai kandang dibersihkan sebab masa pemeliharaan ayam KUB biasanya lebih lama (60-70 Hari).
Kosong kandang juga bisa diselingi dengan kegiatan disinfektan beberapa kali yang berbeda dari jenis sebelumnya untuk antisipasi kuman yang kebal terhadap jenis disinfektan tertentu.
*Pembuatan Brooding*
Pembuatan brooding atau induk buatan sebaiknya dilakukan sesudah kandang dibersihkan dan dicuci dari kotoran sama seperti budidaya ayam pedaging. Sedangkan untuk tahap membuat brooding adalah sebagai berikut:
_Kandang postal:_ Taburi seluruh lantai kandang yang sudah di kapur dengan tebal sekitar 5 hingga 7 cm lalu diratakan. Sementara untuk kandang panggung, lantai slat dilapisi dengan terpal hingga semua lantai tertutup lalu baru di kapur dan ditaburi sekam dengan tebal yang sama.
_Sekat kandang:_ Sekitar 3/4 bagian atau disesuaikan dengan jumlah DOC. Lanjutkan dengan memasang tirai dan plafon bisa plastik atau terpal pada atap kandang untuk menjaga kestabilan suhu dan mengurangi suhu yang terbuang.
_Di dalam brooding:_ Pasang chick guard berisi 1500 ekor dengan 1 pemanas gasolek atau 1 cinawar besar untuk memudahkan mengontrol suhu, mempermudah pengawasan, mengurangi saingan makanan serta membatasi pergerakan ayam sehingga pertumbuhannya lebih seragam.
_Pasang pemanas:_ Pemanas dipasang di tengah lingkaran dengan ketinggian brooder dari litter sekitar 120 cm untuk gasolek dan 75 cm untuk cinawar.
*Periode Brooding*
Masa brooding merupakan masa paling menentukan dari kegiatan pembesaran ayam KUB berbeda dengan cara memelihara ayam petelur di rumah.
Keberhasilan periode brooding akan berpengaruh pada mortalitas rendah, sistem kekebalan yang terbentuk dengan baik, ayam lebih seragam dan juga pertumbuhan bobot bisa berlangsung dengan optimal.
Jika brooding gagal, maka bisa berakibat mortalitas awal yang tinggi, pertumbuhan terlambat, pertumbuhan ayam yang tidak seragam dan juga sistem imun tidak kuat menahan serangan penyakit.
Brooding akan merasa nyaman yang akan dipengaruhi dengan suhu, sirkulasi udara, kepadatan, cahaya dan juga kondisi dari alas kandang serta cara pemberian pakan dan minum yang tepat. Semua hal ini harus bisa terpenuhi sehingga harus dikelola dengan manajemen yang juga baik.
*Pemberian Pakan*
Pemberian pakan pada ayam KUB dilakukan secara ad libitum sama seperti ternak ayam broiler dan perbedaannya hanya pada cara pemberian pakan saja tidak seperti cara merawat ayam petelur di musim hujan.
Untuk ternak ayam KUB meski pakan diberikan secara ad libitum, akan tetapi pakan harus diatur tidak terlalu banyak tercecer sebab ayam KUB lebih agresif dibandingkan dengan ayam broiler yang lebih tenang.
Ayam KUB harus diberikan pakan sesudah masuk brooding bersamaan dengan pemberian minum. Pakan diberikan dengan sistem ad libitum khususnya pada tujuh hari pertama pakan harus tersedia dalam tempat pakan.
Sedangkan untuk pemberian pakan dengan cara ini bisa tercapai karena ayam KUB bisa makan kapan saja sehingga kebutuhan nutrisinya akan terpenuhi untuk membentuk kekebalan tubuh dan ayam bisa tumbuh dengan seragam.
*Pemberian Minum*
Sama seperti pemberian pakan, pemberian minum sangat berpengaruh pada kondisi ayam KUB. Air minum juga harus selalu tersedia dan mudah dijangkau. Jika ayam kekurangan air, maka bisa berakibat dehidrasi dan berujung pada kematian.
*Pengaturan Tirai Kandang*
Tirai kandang ayam KUB terdiri dari dua jenis yakni tirai luar dan juga tirai dalam berbeda dengan cara budidaya ayam negeri petelur.
Tirai luar berguna untuk mengatur sirkulasi udara. Udara bersih nantinya akan membawa oksigen dari luar kandang yang sangat dibutuhkan untuk mendorong dan mengeluarkan amoniak dari dalam kandang.
Oksigen juga dibutuhkan ayam di dalam darahnya. Kandungan oksigen yang terbatas nantinya bisa membuat darah ayam akan dipenuhi dengan CO2 sehingga ayam bisa keracunan. Tirai hanya akan dipakai ketika periode brooding untuk mempertahankan suhu supaya suhu bisa tetap stabil.
*Penanganan Litter*
Bahan litter bisa dibuat dari jerami padi, sekam padi, serbuk gergaji atau serutan kayu sama seperti cara ternak ayam broiler.
Sesudah lepas brooding, maka litter berguna untuk menyerap air dari feses ayam atau tumpahan dari air minum. Dengan begitu, maka litter ini berguna untuk menjaga kelembaban dan juga mengurangi kadar gas yang berbahaya seperti H2S dan juga amoniak.
Jika kondisi litter tidak diperhatikan, maka bisa menyebabkan masalah pada kesehatan ayam sebab penyakit biasanya terjadi karena penyakit sering terjadi akibat kondisi litter yang tidak baik.
Bahkan dari hasil penelitian dibuktikan jika bahan litter yang paling baik adalah serutan kayu sebab bisa menyerap air dengan maksimal dan tidak berdebu.
*Mengendalikan Kanibalisme*
Kanibalisme menjadi sifat alami ayam KUB karena agresif. Sifat kanibal ayam KUB ini bisa terjadi jika dipicu sesuatu seperti kandang terlalu padat, ukuran ayam yang tidak seragam dan pakan yang kurang sehingga cara menjinakkan ayam galak sebaiknya dilakukan.
Sebetulnya, kematian akibat kanibalisme tidaklah terlalu banyak. Tetapi jika tidak segera diatasi dengan serius, maka bisa menyebabkan ayam saling menyerang sehingga konsumsi pakan menurun kemudian mengganggu pertumbuhan ayam KUB.
*Mengatasi Sifat Nervous Ayam*
Kejadian ayam dengan istilah numpuk bisa menyebabkan kematian hingga 10% ayam. Kondisi ini adalah dimana ayam akan berkumpul secara serentak di sudut kandang yang sering digunakan istilahnya sering digunakan para peternak ayam. Meski terlihat sepele, namun hal ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian pada ayam KUB sehingga harus dihindari.
*Vaksinasi Teratur*
Seperti cara ternak broiler di belakang rumah dan jenis ternak ayam lainnya, ternak ayam KUB juga harus divaksin dengan teratur agar kondisi ayam bisa selalu sehat dan terhindar dari virus serta penyakit mematikan.
Ayam KUB biasanya harus divaksin seminggu sekali. Dengan memberikan vaksinasi, maka ayam KUB nantinya bisa lebih kebal dan tubuh dengan sehat. Pemberian vaksin sendiri bisa dilakukan dengan beberapa cara dari mulai dicampur dengan air minum hingga obat tetes mata yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan ayam.
(_*making afro*_)

DESA DENGAN KEARIFAN LOKAL

KAMPUNG bukan DESA dengan KEARIFAN LOKAL
————————————
Kearifan lokal sama sekali tidak bisa diperoleh melalui suatu pendidikan formal dan informal tetapi hanya bisa dipahami dari suatu pengalaman yang panjang melalui suatu pengamatan langsung. Kearifan lokal lahir dari learning by experience yang tetap dipertahankan dan diturunkan dari generasi ke generasi. Kegunaan utama kearifan lokal adalah menciptakan keteraturan dan keseimbangan antara kehidupan sosial, budaya dan kelestarian sumberdaya alam.

Pada prinsipnya sebagai makhluk yang memiliki kelebihan dibandingkan dengan makhluk hidup yang lain (karena secara biologi memiliki akal dan fungsi otak untuk bisa berpikir), penduduk miskin masih diberi suatu insting yang diperoleh dari fungsi otak tersebut untuk dapat mengorganisasikan hidupnya. Walaupun mereka sendiri mengkategorikan diri mereka sebagai orang miskin, namun mereka memiliki kemampuan untuk bertahan dan MELANJUTKAN HIDUP dan KETURUNANNYA.

Mereka memiliki kemampuan memanfaatkan segala energi dari dalam diri (internal) maupun energi dari sumberdaya disekitarnya (eksternal). Penduduk miskin telah menunjukkan keuletan dan kemampuan sendiri untuk menciptakan nafkah, memelihara sumberdaya alam dan tradisi lokal. Hal inilah yang melahirkan konsep kearifan lokal secara alami.

Dari sudut pandang kriteria kemiskinan yang dibuat oleh pemerintah, penduduk miskin adalah orang pasrah dengan hidup apa adanya, walaupun pemerintah sendiri sangat sulit mendapatkan senjata pamungkas untuk bisa mengentaskan kemiskinan. Ironisnya, apakah mereka mendapat BANTUAN atau TIDAK dari pemerintah, tampaknya mereka tetap HIDUP dan TERUS BERKARYA untuk memberikan KONTRIBUSI dalam program pembangunan yang dicanangkan pemerintah.
#HIDUPDARIMENGHIDUPKANPETANI

Moting Gemohing